Kamis, 21 Februari 2019

nok, kangen...

the way kamu...
nge-whatsapp
ngingetin sholat
makan
nanyain lagi dimana
nge-pap
dan percakapan malam kita

waktu aku pertama kenal kamu aku takut!
takut nyaman, jatuh cinta dan sekarang beneran terjadi
lalu kita sama-sama ngilang
aku termasuk orang yang susah nyaman
tapi sekali kamu bisa bikin aku nyaman
i'll make you're the only one

can we go back?
aku kangen
tapi kamu gak peduli

kalau ini jalannya, ya udah 
mau gimana lagi ?

i hope someday kita luruskan lagi 'hal' yang menggantung ini 

let's meet nok, beneran kangen.

Jumat, 01 Februari 2019

Letter R for Restu Aji Kurniawan

Pertama ketemu kamu aku takut banget. Takut setakut-takutnya, kalau nanti kamu bisa merampas hatiku. Karena kamu, aku jadi takut jatuh cinta lagi.
Kalau memang semesta me-Restu-i aku dan kamu, rasanya tidak ada yang tidak mungkin. Sekarang aku percaya, menyisipkan rasaku pada jarak adalah belajar untuk sabar,ikhlas dan percaya. Walau aku belum tahu akhirnya seperti apa,karena kurasa semuanya belum pasti.
Aku tahu rasanya jarak, aku tahu rasanya rindu aku tahu rasanya sesak menahan semua itu. Namun aku yakin bila sama-sama berjuang,rasanya semua itu mudah.
Namun sampai detik ini saja, Aku belum yakin, karena aku belum melihat perjuanganmu untukku.

Terlebih, aku sudah berani membuka pintu itu mempersilahkan kamu masuk dengan kunci yang kamu bawa, kunci yang berhasil kamu temukan yang pernah aku lempar jauh-jauh dan tenggelam didasaran, berharap orang yang berhasil menemukannya adalah orang yang memang Tuhan kirimkan buatku,menjadi imamku.
Tapi aku belum tahu apakah orangnya kamu, atau kamu hanya sekedar mampi saja dan memberiku pelajaran yang dapat aku ambil hikmahnya.
Kamu berani masuk dan mengobarak-abrik seluruh hatiku, mencariku setiap saat, memberi perhatian dan aku menangkapnya sebagai rasa yang harus ku kontrol agar tak berlebihan, namun susah.
Aku sudah ditahap, sayang. Namun aku terlalu takut untuk lebih (jatuh cinta) terlebih takut menjatuhkan hatiku untukmu. Karena kurasa akan sia-sia saja. Cukup terakhir kemarin aku kecewa, jangan dua kali. Jangan. Terlebih kecewa karena kamu.
Cukup terakhir kemarin aku terluka, baru saja sembuh. Jangan dua kali. Terlebih terluka karena kamu

 
Dan... Kalau kamu memang orangnya, aku yakin kamu tidak akan mengecewakan aku, kamu adalah orang yang kuanggap beruntung. Setelah aku menutup pintu hatiku rapat-rapat, aku berani membukanya kembali demi kamu. Tapi, sayangnya kamu hanya bertamu sebentar. Aku terlalu rela menyuguhkan hati. Salahkah kita? Tidak. Yang aku tahu Tuhan menitipkan rasa untuk kita berdua, sampai waktunya bilang 'Sudahlah berhenti, salah satu diantara kalian belum siap'. Lalu aku menatapmu, mengijinkanmu pergi.
Tak mengucapkan sepatah kata apapun, aku merelakan kamu pergi ketempat lain. Karena, tak seharusnya kau berlama-lama disini, aku sudah harus memastikan hubungan ini, tapi kau enggan melangkah lebih.
Tapi bila memang Tuhan berkehendak lain, mungkin ada orang yang lebih baik darimu. Kita cukup menjalani apa yang sudah menjadi takdir-Nya, belajar sabar,ikhlas dan saling mendoakan lebih baik.

Oh ya teruntuk kamu NOK yang sudah membuat aku jatuh hati tapi ternyata hanya aku yang menginginkan lebih, tapi kau tidak... terima kasih sudah pernah hadir membagi bahagia,duka,tawa,senyum,sedihmu padaku. Terima kasih ya walau hanya mampir sebentar, kelak bila Tuhan mengijinkan kita bersama semoga kita dalam keadaan yang lebih baik. Sedih rasanya nggak dapet kabar kamu lagi. Jujur aku takut mengungkapkan, hanya saja aku bawa kau lewat doa-doaku. Aku tidak bisa mengambil hatimu, tapi aku usahakanmu lewat pemilik hatimu.
Kalau kamu baca tulisan ini aku harap kamu ngerti, aku pernah jatuh hati padamu seperti ini. Terima kasih sekali lagi, bakalan kangen denger suaramu :')

Kamis, 10 Januari 2019

Jangan Lupa Sholat

Ibnu Abbas, berkata, Maksud Hadist: “Aku dengar Rasulullah SAW bersabda: “Awalnya orang yang meninggalkan solat itu, bukanlah dia termasuk golongan Islam. Allah tidak terima tauhid dan imannya dan tidak ada faedah shodakah, puasa dan syahadatnya”. Alhadist.

Dalam peristiwa Isra’ Mi’raj Rasulullah SAW, bukan saja diperlihatkan tentang balasan orang yang beramal baik, tetapi juga diperlihatkan balasan orang yang berbuat mungkar, diantaranya siksaan bagi yang meninggalkan Sholat fardhu.
Mengenai balasan orang yang meninggalkan Sholat Fardu: “Rasulullah SAW, diperlihatkan
pada suatu kaum yang membenturkan kepala mereka pada batu, Setiap kali benturan itu menyebabkan kepala pecah, kemudian ia kembali kepada keadaan semula dan mereka tidak terus berhenti melakukannya. Lalu Rasulullah bertanya: “Siapakah ini wahai Jibril”? Jibril menjawab: “Mereka ini orang yang berat kepalanya untuk menunaikan Sholat fardhu”. (Riwayat Tabrani).
Orang yang meninggalkan Sholat akan dimasukkan ke dalam Neraka Saqor. Maksud Firman Allah Ta’ala: “..Setelah melihat orang-orang yang bersalah itu, mereka berkata: “Apakah yang menyebabkan kamu masuk ke dalam Neraka Saqor ?”. Orang-orang yang bersalah itu menjawab: “kami termasuk dalam kumpulan orang-orang yang tidak mengerjakan Sholat”

Saad bin Abi Waqas bertanya kepada Rasulullah SAW mengenai orang yang melalaikan Sholat, maka jawab Baginda SAW, “yaitu mengakhirkan waktu Sholat dari waktu asalnya hingga sampai waktu Sholat lain. Mereka telah menyia-nyiakan dan melewatkan waktu Sholat, maka mereka diancam dengan Neraka Wail”.
Ibn Abbas dan Said bin Al-Musaiyib turut menafsirkan hadist di atas “yaitu orang yang melengah-lengahkan Sholat mereka sehingga sampai kepada waktu Sholat lain, maka bagi pelakunya jika mereka tidak bertaubat Allah menjanjikan mereka Neraka Jahannam tempat kembalinya”.

Maksud Hadist: “Siapa meninggalkan sholat dengan sengaja, maka sesungguhnya dia telah kafir dengan nyata”.
Berdasarkan hadist ini, Sebagaian besar ulama (termasuk Imam Syafi’i) berfatwa: Tidak wajib memandikan, mengkafankan dan mensholatkan jenazah seseorang yang meninggal dunia dan mengaku Islam, tetapi tidak pernah mengerjakan sholat. Bahkan, ada yang mengatakan haram mensholatkanya.
Siksa Neraka Sangat Mengerikan
Mereka yang meninggalkan sholat akan menerima siksa di dunia dan di alam kubur yang terdiri dari tiga siksaan.


Tiga jenis siksa di dalam kubur yaitu:
1. Kuburnya akan berhimpit-himpit serapat mungkin sehingga meremukkan tulang-tulang dada.
2. Dinyalakan api di dalam kuburnya dan api itu akan membelit dan membakar tubuhnya siang dan malam tiada henti-henti.
3.Akan muncul seekor ular yang bernama “Sujaul Aqra” Ia akan berkata, kepada si mati dengan suaranya bagai halilintar: “Aku disuruh oleh Allah memukulmu sebab meninggalkan sholat dari Subuh hingga Dhuhur, kemudian dari Dhuhur ke Asar, dari Asar ke Maghrib dan dari Maghrib ke Isya’ hingga Subuh”. Ia dipukul dari waktu Subuh hingga naik matahari, kemudian dipukul dan dibenturkan hingga terjungkal ke perut bumi karena meninggalkan Sholat Dhuhur. Kemudian dipukul lagi karena meninggalkan Sholat Asar, begitulah seterusnya dari Asar ke Maghrib, dari Maghrib ke waktu Isya’ hingga ke waktu Subuh lagi. Demikianlah seterusnya siksaan oleh “Sajaul Aqra” hingga hari Qiamat.

Didalam Neraka Jahanam terdapat wadi (lembah) yang didalamnya terdapat ular-ular berukuran sebesar tengkuk unta dan panjangnya sebulan perjalanan. Kerjanya tiada lain kecuali menggigit orang-orang yang tidak mengerjakan Sholat semasa hidup mereka. Bisa ular itu juga menggelegak di di badan mereka selama 70 tahun sehingga hancur seluruh daging badan mereka. Kemudian tubuh kembali pulih, lalu digigit lagi dan begitulah seterusnya.

Maksud Hadist: “orang yang meninggalkan sholat, akan Allah hantarkan kepadanya seekor ular besar bernama “Suja’ul Akra”, yang matanya memancarkan api, mempunyai tangan dan berkuku besi, dengan membawa alat pemukul dari besi berat”.
Siapakah orang yang sombong?
Orang yang sombong adalah orang yang diberi penghidupan tapi tidak mau sujud pada yang menjadikan kehidupan itu yaitu, Allah Rabbul Alaamin, Tuhan sekalian alam. Maka bertasbihlah segala apa yang ada di bumi dan di langit pada TuhanNya kecuali Iblis dan manusia yang sombong diri.
Siapakah orang yang telah mati hatinya?
Orang yang telah mati hatinya adalah orang yang diberi petunjuk melalui ayat-ayat Qur’an, Hadits dan cerita-cerita kebaikan namun merasa tidak ada kesan apa-apa di dalam jiwa untuk bertaubat.
Siapakah orang dungu kepala otaknya?
Orang yang dungu kepala otaknya adalah orang yang tidak mau melakukan ibadah tapi menyangka bahwa Allah tidak akan menyiksanya dengan kelalaiannya itu dan sering merasa tenang dengan kemaksiatannya.
Siapakah orang yang bodoh?
Orang yang bodoh adalah orang yang bersungguh-sungguh berusaha sekuat tenaga untuk dunianya sedangkan akhiratnya diabaikan.
Bahaya Meninggalkan Sholat
Barang siapa yang (sengaja) meninggalkan solat fardhu lima waktu:

Subuh –Allah Ta’ala akan menenggelamkannya kedalam neraka Jahannam selama 60 tahun hitungan akhirat. (1 tahun diakhirat=1000 tahun didunia=60,000 tahun).

Dhuhur -Dosa sama seperti membunuh 1000 orang muslim.

Asar -Dosa seperti menghacurkan Ka’bah.

Maghrib -Dosa seperti berzina dengan ibu-bapak sendiri.

Isya’ -Allah Ta’ala akan berseru kepada mereka: “Hai orang yang meninggalkan sholat Isya’, bahwa Aku tidak lagi ridha’ engkau tinggal dibumiKu dan menggunakan nikmat-nikmatKu, segala yang digunakan dan dikerjakan adalah berdosa kepada Allah Ta’ala”.
Maksud Firman Allah Ta’ala: “Mereka yang menyia-nyiakan solat dan mengikuti hawa nafsu kepada kejahatan, maka tetaplah mereka jatuh ke dalam satu telaga api neraka.” (Maryam : 59).
Kehinaan bagi yang meninggalkan sholat:
Di dunia
A.Allah Ta’ala menghilangkan berkat dari usaha dan rezekinya.
B.Allah Ta’ala mencabut nur orang-orang mukmin (sholeh) dari pada (wajah) nya.
c.ia akan dibenci oleh orang-orang yang beriman.
Ketika Sakaratul Maut
a.Ruh dicabut ketika ia berada didalam keadaan yang sangat haus.
b.Dia akan merasa amat azab/pedih ketika ruh dicabut keluar.
c.Dia akan Mati Buruk (su’ul khatimah)
d.ia akan dirisaukan dan akan hilang imannya.
Ketika di Alam Barzakh
A.ia akan merasa susah (untuk menjawab) terhadap pertanyaan (serta menerima hukuman) dari Malaikat Mungkar dan Nakir yang sangat menakutkan.
B.Kuburnya akan menjadi sangat gelap.
C.Kuburnya akan menghimpit sehingga semua tulang-tulang rusuknya berkumpul (seperti jari bertemu jari).
D.Siksaan oleh binatang-binatang berbisa seperti ular, kala jengking dan lipan.
Malaikat Jibril as, telah menemui Nabi Muhammad SAW, dan berkata:

“Ya Muhammad.. Tidaklah diterima bagi orang yang meninggalkan sholat yaitu: Puasanya, Shodaqahnya, Zakatnya, Hajinya dan Amal baiknya”.
Orang yang meninggalkan Sholat akan diturunkan kepadanya tiap-tiap hari dan malam seribu laknat dan seribu murka. Begitu juga Para Malaikat di langit ke-7 akan melaknatnya.
Ya Muhammad..! Orang yang meninggalkan Sholat tidak akan mendapat syafa’atmu dan ia tidak tergolong dari umatmu.. Tidak boleh diziarahi ketika ia sakit, tidak boleh mengiringi jenazahnya, tidak boleh beri salam pada nya, tidak boleh makan minum dengan nya, tidak boleh bersahabat dengannya, tidak boleh duduk besertanya, tidak ada Agama baginya, tidak ada kepercayaan bagi nya, tidak ada baginya Rahmat Allah dan ia dikumpulkan bersama dengan orang Munafiqiin pada lapisan Neraka yang paling bawah (diazab dengan amat dahsyat..).

Sabda Nabi Muhammad SAW, Maksud Hadist: “Perjanjian (perbedaan) diantara kita (orang islam) dengan mereka (orang kafir) ialah Sholat, dan barangsiapa meninggalkan Sholat sesungguhnya ia telah menjadi seorang kafir”. (Tirmizi).

Wahai Saudaraku Ummat Islam, mari kita merenung sejenak tentang ancaman azab bagi yang meninggalkan sholat Fardhu. Apa guna kita hidup di dunia sekalipun berlimpah harta jika kita termasuk golongan orang-orang yang (kafir) meninggalkan sholat..?, barang siapa meninggalkan Sholat, maka ia telah menjadi kafir dengan nyata…! Orang yang meninggalkan sholat, ia wajib menerima azab Allah Ta’ala..! Orang yang meninggalkan sholat, tidak akan mendapat Syafa’at Nabi Muhammad SAW, karena mereka telah menjadi kafir dan orang kafir tidak berhak mendapat Syafa’at Nabi Muhammad SAW. Ancaman Allah Ta’ala terhadap orang-orang yang meninggalkan sholat bukan sekedar gertakan belaka. Sungguh ancaman Allah Ta’ala akan terbukti kelak di akhirat. “…sesungguhnya Allah tidak akan mengingkari janji”.

source : http://179bsmpnturi.blogspot.com/2013/01/akibat-yang-mengerikan-bagi-orang-yang.html

Selasa, 13 November 2018

Hai nok...

Kalau memang orangnya kamu
Aku akan sangat bersyukur
Karena kamu telah berhasil
masuk dalam duniaku

Namun jika bukan...
Aku harap kita akan sama-sama
bertemu dengan orang yang lebih baik

Yang selalu kusebut dalam doaku,
Restu Aji Kurniawan.

Minggu, 23 September 2018

Tapi Terimakasih💚

Aku takut ya Allah
Sebenarnya aku takut
Takut mencintai kembali
Takut kecewa lagi
Takut dikhianati
Takut diberi harapan
Takut tak dianggap
Takut dibuang
Takut dilambungkan setinggi-tingginya lalu dijatuhkan
Takut kunci yang sudah saya buang jauh-jauh ditemukan
Takut hati saya terbuka lagi untuk orang yang salah
Takut ya Allah sebenarnya aku takut

Aku takut untuk kesekian kalinya
Aku hanya ingin...
Mencintai orang yang tepat
Tidak mengecewakan lagi
Tidak suka berkhianat
Tidak memberi harapan-harapan
Selalu menganggap aku
Tidak membuangku
Mencintaiku dengan tulus dan membawaku melayang-layang bersama
Menemukan kunciku dan membuka kembali pintu hati yang sudah lama tak saya buka
Menerimaku dengan tulus dan mencintai sepenuhnya karena-Mu
Sehingga aku tidak takut

Kalau pun aku harus jatuh cinta lagi, tolong ya Allah
Jatuh cintakan lah aku pada orang yang tepat
Pada orang yang telah kau tuliskan lauhul mahfuz
Pada orang yang mencintai rasul dan Tuhannya
Pada orang yang rajin dan tekun dalam berkerja
Pada orang yang mencintai ibu bapaknya
Pada orang yang suka bersedekah
Pada orang yang selalu lapang dadanya
Pada orang yang senantiasa mengucap kebaikan
Pada orang yang takut akan dosa
Pada orang yang ibadahnya selalu tepat
Pada orang yang suka sekali membaca al-quran walau hanya satu ayat
Pada orang yang baik dan beriman
Pada orang yang menurutmu baik untukku

Bila aku jatuh cinta sekarang, tegur aku bila salah ya Allah
Jangan biarkan aku menumpuk dosa sebelum adanya ikatan pernikahan
Jika orangnya bukan salah satu diantara mereka tolong sekali...
Jauhkan aku darinya
Jauhkan aku agar tidak terjerumus
Jauhkan dengan baik tanpa memutus tali silaturahmi

Aku yakin Engkau Sang Maha Pembolak-balikan hati
Teguhkan aku pada agamaku, aku ingin mencintai orang tanpa menyakiti
Yang kau anggap ini dia calon imamku

Bila aku sudah siap
Bila dia sudah siap
Segera pertemukan kami ya Allah
Jangan biarkan kami berlama-lama sendirian

Allah :') terima kasih sebelumnya💚

Sabtu, 22 September 2018

Mengapa Masih Bertanya?

"aku mau kamu jadi istriku."

Aku tertegun dan menatap matanya kembali. Aku melihat bola matanya menatapku serius dibalik kacamatanya. Dia menumpu harapan banyak padaku. Aku kembali menatap jalanan diluar. Berharap ada jawaban disana. Sayangnya,jemarinya segera menggengam jemariku dan kulihat kembali matanya malah memelas dan ingin segera aku menjawabnya.

"Mengapa secepat itu sih? Kan kita baru kenal 3 bulan. Apakah kamu seyakin itu denganku?"

"Mengapa masih bertanya? Memangnya ada alasan untuk sayang dan cinta sama kamu? Kalau aku sudah cinta bagaimana? Kamu udah bikin aku jatuh cinta tau."

Aku menghela napas.

Apakah iya? Aku sudah membuatnya jatuh cinta padaku dan aku tak sadar. Oh my God.

"Maaf maaf sungguh maaf. Kalau iya aku bikin kamu jatuh cinta padaku. Cuma aku speechless aja belum bisa jawab."

"Tapi kan ada kesempatan?"

Ia merapatkan jemarinya disela jemariku. Aku ingin memberontak tapi tak bisa karena kehangatannya.

"Ok. Ada. Tapi biarkan ini mengalir ya?" Belum aku melanjutkan pembicaraanku, ia bangkit dari kursinya dan segera memelukku.

"Terima kasih! Terima kasih sudah memberi kesempatan, akan kubuktikan hingga kamu tak perlu lagi bertanya apa alasannya."

Aku tersenyum dalam pelukannya.

Aku rasa aku harus belajar.

Belajar merasakan apa yang dirasakan orang lain ketika aku dapat membuatnya jatuh cinta padaku.


Senin, 03 September 2018

Setelah Kamu Pergi

Setelah kamu pergi, rasanya aku tak lagi merasakan jatuh hati
Setelah kamu pergi, aku semakin yakin bahwa kamu memang orang yang paling jahat
Setelah kamu pergi, aku berusaha untuk tidak mempedulikanmu
Setelah kamu pergi, aku berusaha melupakan dan memungut puing-puing hatiku kembali
Setelah kamu pergi, aku berharap ada orang yang sama sepertimu
Setelah kamu pergi, aku menyalahkanmu karena kau selalu saja membuat aku jatuh cinta
Setelah kamu pergi, aku mulai membenci semua yang berkaitan denganmu
Setelah kamu pergi, aku semakin kuat dan percaya diri
Setelah kamu pergi, aku sadar kamu adalah cobaan dari-Nya untuk membuatku tetap tegar
Setelah kamu pergi, aku yakin kamu tidak pernah ada rasa penyesalan
Setelah kamu pergi, aku semakin takut untuk jatuh hati lagi
Setelah kamu pergi, aku belum bisa membuka hatiku untuk yang lain
Setelah kamu pergi, aku takut kamu adalah kutukanku
Setelah kamu pergi, aku berusaha belajar untuk tidak menyakiti seseorang
Setelah kamu pergi, aku membuat diriku nyaman sendirian
Setelah kamu pergi, aku membahagiakan diriku sendiri
Setelah kamu pergi, aku sadar kamu bukan orang baik
Setelah kamu pergi, aku jadi mengerti
Setelah kamu pergi, aku sadar karena kamu pergi....

Mungkin Belum Saatnya

Nanti akan ada saatnya berhenti
Nanti akan ada saatnya lelah dicapai
Nanti akan ada saatnya menyatu

Mungkin bukan sekarang
Mungkin bukan jawabannya
Mungkin bukan perjuangannya

Hanya saja, suatu saat
Hanya saja, bila mau sedikit bersabar
Hanya saja, ketika Tuhan bilang "ini waktunya"

Jika salah, ada yang membenarkan
Jika bengkok, ada yang meluruskan
Jika keras, ada yang melunakkan
Jika sedih, ada yang menghibur
Jika sendirian, ada yang menemani
Jika marah, ada yang meredakan
Jika gelisah, ada yang menenangkan
Jika menatap, ada yang membelai
Jika jodoh, itu pasti dirimu...

Mungkin belum saatnya berjumpa
Mungkin belum saatnya menyapa
Mungkin belum saatnya menjabat
Mungkin belum saatnya cinta
Mungkin belum saatnya menyatu
Mungkin belum saatnya bersama
Mungkin belum saatnya bercerita
Mungkin belum saatnya menatap
Mungkin belum saatnya berjodoh
Mungkin belum saatnya merasa
Mungkin belum saatnya berhenti
Mungkin belum saatnya kamu...

Karena berhenti itu artinya selesai
Karena berhenti itu artinya bersyukur
Karena berhenti itu artinya bahagia
Karena berhenti itu artinya akad
Karena berhenti itu artinya saling mencintai
Karena berhenti itu artinya memiliki
Karena berhenti itu artinya bersatu
Karena berhenti itu artinya meminang
Karena berhenti itu artinya kamu...

Kamis, 17 Mei 2018

Pertama dan Terakhir

Rasanya pertemuan kita kemarin menjadi yang pertama dan terakhir.
Jabatan tangan hangatmu yang kemarin menjadi yang pertama dan terakhir.
Harusnya aku mengatakan itu, tapi hati kecilku bilang

"Tidak untuk dia."

Aku harus  merelakan rasa.
karena bila aku terus biarkan, rasanya egois.
Karena hanya aku saja yang mencintaimu.

Hari demi hari, bulan demi bulan dan pergantian tahun
Tuhan mempertemukan kita.
Di awal orang-orang beribadah menahan nafsu dan dahaganya

Kau menjabat tanganku, aku menjabat tanganmu
Saling melempar senyum dan menanyakan kabar
Aku merasa jantungku berdegub lebih kencang dan ternyata aku jatuh cinta
Pertemuan itu yang ku ingat dan aku rasa itu juga terakhir aku melihatmu

Mungkin Tuhan akan mempertemukan kita kembali
Bukan sebagai orang asing, tapi sebagai teman baik
Kau dengan pasanganmu, aku dengan pasanganku

Kuharap...

Saat pertemuan itu lagi,
aku sudah tidak mencintaimu
aku sudah tidak mengharapkan dirimu
aku sudah tidak menyimpan rasa untukmu
aku sudah tidak cemburu bila seseorang memegang tanganmu
aku sudah tidak mempedulikan penampilanku dihadapanmu
aku sudah tidak peduli tentang dirimu

Kuharap...

Kamis, 11 Januari 2018

Jangan Takut Akan Perubahan Seseorang


People change,
Semua orang pasti akan berubah pada saatnya. 

Yang baik menjadi lebih baik atau sebaliknya dan yang jahat menjadi lebih jahat atau sebaliknya. 

Karena kita tak pernah tahu yang namanya ‘perubahan’ pada diri seseorang.

Atau...

Yang dulunya akrab seperti seorang sahabat,kini berjauhan karena sesuatu. 

Kita memang tak pernah tahu kapan seseorang itu akan berubah. 

Saat ini jagalah yang terbaik yang ada disampingmu. Sayangi mereka dan berikan mereka yang terbaik. 

Kita juga nggak tahu kalau suatu saat kita akan dipisahkan karena hal yang mungkin sepele atau karena kedekatan kita tak seindah dulu.

Ada masa dimana...

Kita akan berjalan sendiri. Memilih jalan hidup kita. Tidak pernah nongkrong bareng lagi,tidak tertawa bersama lagi ataupun berbagi cerita. 

Karena orang bisa saja berubah. Jangan pernah takut akan perubahan,mungkin perubahan itulah yang membawa dirimu jadi lebih baik. Semoga saja,yang sudah terjalin sekarang akan baik-baik saja sampai akhirnya perubahan itu datang,semua tetap baik-baik saja.