Seperti mengelabui musuh
Diam Senyap dan Tenang
Begitupun dengan dirimu yang begitu tenang
Tenang yang dulu kupikir aman
Ternyata membuatmu perlahan menjauh.
Aku belajar terlambat
Bahwa diam bukan selalu dewasa dan tenang bukan berarti peduli
Hari ini aku tak datang membawa janji besar
Aku datang dengan suara dengan keberanian untuk bicara dan kesiapan untuk tinggal
Saat akhirnya kau menatapku dan berkata,“Kita coba lagi,” aku tahu cintaku tidak menang karena keras, melainkan karena aku berhenti menghilang
Dan untuk pertama kalinya, cintaku diterima bukan karena aku sempurna
Tapi karena aku memilih hadir
Tidak ada komentar:
Posting Komentar