Jumat, 10 April 2026

A Love That Knows the Way Home

Aku dan kau berdiri di dua titik yang berbeda

Dipisahkan oleh bentang jarak yang sering kali terasa lebih luas dari sekadar peta. 

Ada hari-hari ketika rindu menjelma sunyi, mengendap di dada tanpa suara. 

Namun entah bagaimana

Setiap kali aku menutup mata

Aku tahu kita tak benar-benar terpisah.

Meski bentang jarak dapat pisahkan tubuh kita

Ada sesuatu yang tak pernah ikut pergi. 

Ia tinggal di pesan-pesan singkat yang kita kirim sebelum tidur

Di doa-doa yang kusebutkan diam-diam.

Dan di keyakinan sederhana bahwa aku dan dirimu akan tetap bersatu

Meski tak selalu dalam satu ruang.

Aku belajar memahami satu hal

Dunia ini terlalu luas untuk dijelajahi sendirian.

Karena bagiku, setiap langkah yang kutempuh 

Selalu ingin berujung pada satu nama, namamu. 

Dan dari sanalah cerita ini bermula, tentang aku yang terus melangkah

Dan kau yang selalu menjadi arah pulang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar